don’t stopSeeorang ibu muda berusaha bijak, ketika anak gadisnya meminta ijin kencan dengan sang pacar.

“Baik. Bunda ijinkan kamu keluar malam ini. Tapi ingat, ini kencan pertamamu. Jaga diri baik-baik. Jangan terlalu larut pulangnya. Ingat, bila pacarmu mulai pegang-pegang bagian atas tubuhmu, say stop. Dan say don’t ketika dia mulai pegang bagian bawah,” begitu sang Bunda berpesan.

“Ok. Bun, I’ll do,” jawab si gadis, sambil mencium pipi bundanya dan berlalu.

Malam belum begitu larut, ketika sang gadis pulang. “Good, gadisku memang penurut,” begitu bathin sang Bunda menyambut kedatangan putrinya, yang wajahnya berbunga-bunga. Read more

cerita sadel 8

April 21, 2008 | Leave a Comment

8. Empuk dan nyaman sudah. Pakai silikon supaya kenyal dan tidak lembab juga sudah. Tapi tetap saja ada yang kurang. Sarung silikon dirasa kurang praktis, karena mesti bongkar-pasang, tidak menyatu dengan sadel. Padahal kebutuhan pantat juga semakin bertambah.  Yaitu: –maaf– kalau kentut nggak bisa lepas.

Maka sadel model terakhirpun berlubang ditengahnya. Selain memberi sirkulasi udara yang cukup, menjaga kelembaban, dan yang pasti kalau mau buang gas juga bisa lepas…. dut…….

sadel8.jpg

cerita sadel 7

April 21, 2008 | Leave a Comment

7. Masih untuk memberikan kenyamanan dan sirkulasi udara yang cukup di seputar pantat, maka sadel selain diperlebar di bagian belakang, juga diberi celah. Namun tak cukup cuma seperti itu, pantat rupanya tak ingin lembab dan menempel di tempat yang kenyal.

Itulah sebabnya diciptakan juga cover sadel yang lilengkapi dengan celah udara dan covernya pun berisi slilkon. Maksudnya selain sirkulasi udara terjaga, empuk, dan sekaligus tidak lembab.

sadel7.jpg

cerita sadel 6

April 21, 2008 | Leave a Comment

6. Kecenderungan lebar belakang masih mewarnai sadel ini. Namun tuntutan pantat pun  bergeser lagi. Kali ini urusannya lebih pada sirkulasi udara di seputar pantat. Maka sadel pun di desain sedemikian rupa, di bagian tengah ada lekukan celah, tentu saja dimaksudkan untuk memberi keleluasaan sirkulasi udara.

sadel6.jpg

cerita sadel 5

April 21, 2008 | Leave a Comment

5. Konsumen sejati sadel adalah pantat. Maka apa kata pantat, diciptakanlah sadel sesuai keinginannya. Ketika slimy tidak terasa nyaman di pantat, maka bagian belakang sadel diperlebar, sementara bentuknya tetap sporty. Dengan bagian belakang lebih lebar pantant memang lebih nyaman.

sadel5.jpg

cerita sadel 4

April 21, 2008 | Leave a Comment

4. Penyepeda rupanya punya kecenderungan untuk menyukai bentuk sadel yang lebih kecil. Maka sadel semakin slim bentuknya meskipun tak lagi bisa menampung keseluruhan pantang. Yang penting nampak sporty dan manis. Sadel jenis ini tak cuma menempel di speda balap, tapi juga speda gunung dan speda lipat.

sadel4.jpg

cerita sadel 3

April 21, 2008 | Leave a Comment

3. Sadel ini masih terbuat dari kulit, cuma bentuk sudah diperkecil, dan suspensinya tak lagi pakai per keong. Tapi cuma memanfaatkan elastisitas kulit. Dibanding pendahulunya sadel ini terlihat lebih rapi dan bagus, sehingga sadel ini bias dipasang di speda-sepeda berukuran kecil.

sadel1.jpg

cerita sadel 2

April 21, 2008 | Leave a Comment

2. Sadel ini juga terbuat dari kulit dan masih memakai per keong. Tapi cara membuatnya lebih canggih, menggunakan per ulir. Finishing kulitnya juga sudah lebih baik, diberi pewarna, tidak kelihatan kulit mentah. Untuk mempercantik diberi asesori berupa klintingan sapi, sekaligus sebagai bel.

Meski ergonomis, dan nyaman di pantat sadel ini tetap berat.

sadel3.jpg

cerita sadel 1

April 21, 2008 | Leave a Comment

Ada 3 hal penting dalam sepeda. Pertama ban, kedua pedal beserta gir dan rantainya dan ketiga adalah sadel, alias tempat duduk. Sepeda minimalispun yang hanya punya satu ban (unique cycle alias acrobatic cycle) selalu punya ketiganya.

Ban. Biasa saja, selalu bulat. Pedal, rantai dan gir, biasa juga saling berkait. Sadel sebenarnya juga biasa saja. Tapi ternyata evolusinya luar biasa. Lihat saja ini:

01. Sadel dengan per keong, suspensi empuk dan permukaan lebar, pantat bisa presisi tertampung di sadel ini, jadi tidak capai. Sayangnya sadel ini berat. Sadel ini biasanya menempel di sepeda ontel di zaman Oemar Bakrie. Saat ini sudah termasuk kuno.

Sadel2

sexy

April 14, 2008 | 1 Comment

gumpalan syahwat menyembul di dada

bongkahan nikmat kasat di pantat

nafasnya beraroma birahi

sorot matanya isyarat ranjang

ya allah….

masih jauh dari tobat